Posts

Showing posts from April, 2011

Rumah Yang Hina

Rumah adalah tempat hunian manusia, tempat istirahat dikala lelah, tempat bercengkrama dengan anak dan keluarga. Karena itu Al Qur’an mengistilahkan rumah dengan Maskanah ( tempat tinggal ) yang mengandung konotasi rumah adalah merupakan sarana fital dan mulia dalam keluarga, namun disisi lain, ada rumah yang lemah yang seharusnya dihindari. Sebagaimana Firman Allah SWT :” Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui .”( QS.Al Ankabut 41 ) Mari kita perhatikan kebiasaan laba-laba ! Mereka selalu mengumpulkan bahan makanan, dengan cara membuat ranjau-ranjau di sekitar mereka, binatang apapun yang mendekatinya, pastilah akan terperangkap dengannya, seperti nyamuk, lalat atau yang lain. Laba-laba selalu membungkusnya untuk bahan makanan di esok harinya. Mereka mengumpulkan dan mengumpulkan terus menerus disarangnya, tanpa menyadari bahwa rumah tersebut akan hancur dalam satu menit, apabila Allah SWT menghendakinya. Gambaran s...

Sebuah Renungan "Men and God"

Men : Slmt pagi Tuhan, sekiranya Tuhan punya waktu sedikit aku ingin bicara. GOD : Ooo..waktukU adalah KEKEKALAN, tdk ada masalah ttg Waktu. Apa pertanyaanmu? Men : Tks.. Apa yg paling mengherankan bagiMU tentang kami manusia? GOD : Hahaha.. kalian itu makhluk yg aneh. *. Pertama, suka mencemaskan masa Depan, sampai lupa hari ini. *. Ke2, kalian hidup seolah olah tidak bakal mati. *. Ke3, kalian cepat bosan sebagai anak-anak dan terburu-buru ingin dewasa. Namun stlh dewasa rindu lagi jadi anak2 : suka bertengkar, ngambek, dan ribut karena soal2 sepele. *. Lalu Ke4, kalian rela kehilangan kesehatan demi mengejar uang, ttp membayarnya kembali utk mengembalikan kesehatan itu. Hal2 begitulah yang membuat hidup kalian susah. Men : Lantas apa nasihat Tuhan agar kami bisa hidup BAHAGIA ?  GOD : sebenarnya semua nasihat sudah pernah diberikan. Inilah satu lagi keanehan kalian : Suka Melupakan nasihatKU. -. Baiklah Ku ulangi lagi ya beberapa yg terpenting 1. kalian harus sa...

Sesungguhnya....

Sesungguhnya ada banyak KEBAIKAN disekeliling kita, namun KEEGOISAN menutupi hati, membuat kita tidak MELIHATNYA. Sesungguhnya kita punya banyak SAHABAT, namun KEBENCIAN membuat kita memandang mereka sebagai MUSUH. Sesungguhnya kehidupan kita sudah BAHAGIA, namun rasa TIDAK BERSYUKUR membuat kita hidup MENDERITA. Sesungguhnya PEKERJAAN kita sudah BAGUS, namun AMBISI berlebihan membuat kita terus MENGELUH dan PROTES. Sesungguhnya kita sudah memiliki BANYAK, namun KESERAKAHAN membuat kita merasa MISKIN. Sesungguhnya hidup ini DAMAI, namun KEGELISAHAN membuat dunia terasa bagai MEDAN PERANG. Kunci permasalahan tidak ada DI LUAR, melainkan ada DI DALAM HATI.

Saya Pikir

 (*)  Saya pikir , hidup itu harus banyak meminta ~ ternyata harus banyak memberi...? (*)  Saya pikir, sayalah org yang paling hebat ~ ternyata ada langit diatas langit... ? (*)  Saya pikir, kegagalan itu final ~ ternyata hanya sukses yg tertunda.. ? (*)  Saya pikir, sukses itu harus kerja keras ~ ternyata kerja pintar... ? (*)  Saya pikir, kunci surga ada dilangit ~ ternyata ada di hatiku... ?                                                            (*)  Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan ~ ternyata Tuhan hanya memberikan yg kita perlukan... ?                                                (*)  Saya pikir, makhluk yg paling bisa bertahan hidup adalah ...

Hormati Orang Tuamu

Dari Anas bin Malik r.a. ia berkata, “Rosulullah Shallahu’alaihi Wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala memandang wajah orang lanjut usia waktu pagi dan sore serta berfirman, ‘Hai Hamba-Ku, telah lanjut umurmu, tipis kulitmu, rapuh tulangmu, dekat ajalmu, dan hampir tiba saatnya engkau datang kepada-Ku, maka malulah engkau kepadaKu, sehingga Aku pun merasa malu untuk menyiksamu di neraka lantaran ketuaanmu’.” Diceritakan, bahwa Ali r.a. ketika berjalan cepat menuju masjid untuk mengerjakan salat jama’ah, ia bertemu dengan seorang lanjut usia yang berjalan di depannya dengan tenang dan wibawa. Ali tidak melewati karena menghormatinya sebagai orang tua hingga tiba waktu naiknya matahari. Ketika tiba di dekat pintu masjid, orang itu tidak masuk masjid. Tahulah Ali bahwa orang tua itu adalah orang Nasrani. Kemudian Ali masuk masjid dan mendapati Rosulullah Shallahu’alaihi Wa Sallam sedang rukuk dan melamakan rukuknya seperti lamanya dua rukuk. Ali masih kebagian s...